Mereka menyebutku gila..
karena tertawa sendiri diri di emperan toko setiap pagi
Mereka menyebutku gila..
karena baju kusam,rambut kusut,dan gigi semakin membusuk
Mereka menyebutku gila..
Karena menengadahkan tangan meminta sesuap nasi
Mereka terus saja menyebutku gila..
Karena tertawa riang menikmati derai hujan
Tawa dan tangis sama bagiku
Bumi adalah hartaku
Hujan,terik teman setiaku
Lantas,haruskah gila untuk menikmati itu?
Mereka tetap memanggilku gila
Tanpa sadar justru yang gila itu ada ditengah-tengah mereka
Duduk manis di kursi kekuasaan
Menyembunyikan kekeh dibalik ketiak bumi
Haha.. siapa yang gila sekarang?
Hahaha.. aku satu-satu nya yang waras di Bumi ini
Daun tertawa,tanah tertawa,angin tertawa...
Dasar GILA!
Dunia Dalam Kata
31 December 2012
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
bacaki'
- agar terlihat pintar (3)
- Mencari Cerita (17)
- Share (10)
- Sisi Lain (1)
- Tinta cair (45)
Popular Posts
pengunjung
featured-content
Blogroll
BERUBAH!
@miftahulmiftah. Powered by Blogger.
About Me
- Miftahul Khaeriyah
- Sangat ngarep suatu hari nanti bisa nemu duit 1 milyar di jalan.. *obsesi pemulung


0 cuap-cuap:
Post a Comment