Aku malu mengakui Indonesia sebagai Bangsaku
Bangsa yang cacat! Bangsa yang tebal muka!
Bangsa yang ringan tangan! Bangsa tak berhati!
Mengagung-agungkan pancasila sebagai dasar Negara
Omong kosong!!!
Disaat hampir semua warga mendewakan kekuasaan
Menjadikan materi sebagai sembahan
Bersujud dihadapan kursi penopang nama
Lalu,dimanakah KETUHANAN YANG MAHA ESA?
pun ketika mereka terduduk disana
Sombong!!!
Angkuh!!!
Bertolak pinggang menengadah ke langit
Menantang Tuhannya
Tak peduli kami yang mengaum kelaparan terkapar dijalan
Lantas,siapa yang bertanggung jawab atas
KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB?
Aku tidak buta
Kulihat semua keegoisan itu
Dimana-mana!! Aroma kentalnya terasa
Tercium merusak indraku
Di jalan..Di dermaga...Di kantor..
Bahkan mungkin di Istana Negara
Padahal kita satu Bangsa!
Untuk apa keegoisan menggerogoti hati kalian?
menghabiskannya hingga tak ada lagi hati
Manusia tak berhati di Indonesia!
Kemana PERSATUAN INDONESIA?
Kami ditikan!
Ditikam putra Bangsa sendiri
yang mengatas namakan keadilan untuk semua,
Keadilan untuk Negara
Bangsat!!
Keadilan telah memudar
tergantikan busuknya nafas-nafas keserakahan sang ksatria
Salahkah kupertanyakan KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH KHIDMAT
KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN PERWAKILAN?
Tak perlu kutegaskan lagi, kuulangi pertanyaanku
Dimana KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA?
Gagu... Pihak berwenang mendadak bisu
Sial.. Perih.. Aku tertampar!!
Aku masih anak Bangsa
Ideologiku sebagai Bangsa Indonesia masih Pancasila
Mintalah kunyanyikan lagu GARUDA PANCASILA
Aku lupa bait pertamanya..
masih meragu



2 cuap-cuap:
Nice post :D kunjungi blogqu juga ya :)
kern sob mank semakin lama pancasila sudah tidak bisa di percaya lagi
Post a Comment