Hayluz..
Aku tidak begitu suka berurusan dengan wanita.Kau tahu,mulut mereka racun..
Tapi untukmu,mungkin suatu pengecualian..
3 tahun harus kucari jalan menuju hatimu..
Ah,kau begitu susah mengakrabkan diri dan terlihat "tertarik"
Tapi siapa sangka kematian justru mempertemukan kita
Kau datang entah harus kusebut sebagai apa,kebaikan atau keburukan?
Aku mengagumi caramu mengagumi kematian..
sama seperti kau mengagumi cempaka..
Kau tau Hayluz,beberapa orang mengenalmu sebagai pribadi yang "dingin"
Aku juga,awalnya..
Ternyata kau lembut,halus..
Aku tahu kau selalu menanyakan kabarku..
Aku tahu kau suka pujian,pemberian..
Ah itu biasa,sebagai wanita..
Bagaimanapun kau menyembunyikannya,kita tetap di kutukan yang sama..
Hayluz..
kau suka surat bukan?
Kurasa kita sama..
selalu ku surati orang-orang penting dalam hidupku
meskipun surat mereka terkungkung dalam sebuah toples..
sepertinya,kau pantas mendapatkan satu surat dariku..
Pada akhirnya,selalu ku doakan kebaikan menyertai..
Cita-cita menyapamu,entah itu kematian atau apapun..
Ah Hayluz,aku sedang tidak begitu percaya dengan Tuhan..
Tak tau doaku akan kemana..
Teman yang mungkin akan kau lupa,
Miftahul Khaeriyah
Dunia Dalam Kata
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
bacaki'
- agar terlihat pintar (3)
- Mencari Cerita (17)
- Share (10)
- Sisi Lain (1)
- Tinta cair (45)
Popular Posts
pengunjung
featured-content
Blogroll
BERUBAH!
@miftahulmiftah. Powered by Blogger.
About Me
- Miftahul Khaeriyah
- Sangat ngarep suatu hari nanti bisa nemu duit 1 milyar di jalan.. *obsesi pemulung



0 cuap-cuap:
Post a Comment