01 August 2014

entah ini apa,entah untuk siapa

aku menghabiskan hampir setengah hari untuk menebak akhir kisah kita.
akankan penuh gerimis dengan sedikit cahaya matahari,

atau hujan lebat yang menjadikan kita bergidik ngeri..
mungkin kau akan datang sambil menyeret hijau dan kuning di kedua telapak tangan mu,

melukis warna dan menjadikan hari ku biru..
atau juga kau berjalan dan membiarkanku bercakap degan punggung,

sedang Tuhan mengutuk dan mencabut berpaling dari ujung kepala kita.
ah kepalamu,

serupa asap yg tak tau kemana meliuknya,
serupa ombak yang tak henti gemuruhnya..
dari sana semua bermuara,

hingga saatnya,lumpur hitam mengganti kedua bola mata yg berisi mantra itu..


0 cuap-cuap:

Post a Comment